Mau Website seperti ini? Cek dulu yukk...

Cek Nama Domain ?

image

ID Sitekno: ST293717

Chatingan yukkk.....
Tamu

Anda Teman yang ke...

 

count web hits
Dell

 

Yang OnLine

Kunjungan Teman dari :

PERMAINAN GERAKAN

Saya menemukan artikel ini di bintangbangsaku.com , bagaimana bermain gerakan. Saya coba share ya ke temen-temen.

PERMAINAN GERAKAN

Yang perlu diperhatikan;

♦       Waktu

♦       Beban / kerumitan

♦       Alur gerakan (sederhana sampai kompleks)

Tingkatan kesulitan gerakan

  1. Cara berjalan, mengangkat tangan / kaki dan berlari perorangan
  2. Berjalan dan berlari secara bersama (berdua)
  3. Berjalan, berlari dengan berbagai cara (lebih dari dua)
  4. Melompat ke berbagai arah secara individual
  5. Melompat ke berbagai arah secara bersama (dengan teman)
  6. Gerakan kombinasi berjalan, berlari, melompat secara individual
  7. Gerakan tubuh dengan alat bantu
  8. Melakukan gerakan-gerakan fantasi menurut cerita (senam fantasi)
  9. Melakukan gerakan-gerakan tubuh berdasarkan lirik lagu (gerak dan lagu)

Bergerak alias berolah fisik? Ini memang aktivitas favorit hampir setiap anak. Namun ternyata, itu saja tidak cukup lho. Gerakan yang dilakukan si kecil seringkali harus terus dilatih, atau bahkan bila perlu diperbaiki. Dengan begitu, gerakannya akan benar-benar sempurna nantinya.

Nah, salah satu cara untuk melatih gerakan anak Anda adalah dengan mengajaknya berolahraga. Kok begitu? Olahraga tak sekadar membuatnya sehat dan bugar, tapi bisa pula mengembangkan kemampuan motoriknya. Jadi, tubuh anak ’dijamin’ pasti lebih fit, sehingga bisa survive ketika menghadapi berbagai tantangan yang menghadang (secara fisik maupun psikis).

Masalahnya, Anda tidak bisa sembarangan memilih olahraga untuk anak. Jadi, banyak-banyaklah ’belanja’ info seputar dunia olahraga.

Di bawah 6 tahun

Bila anak belum ingin berolahraga, jangan memaksanya. Anak mengembangkan keterampilan tertentu pada usia yang berbeda-beda. Makanya, jangan membanding-bandingkan anak Anda dengan anak lain. Sepanjang tumbuh kembangnya normal (dan sesuai target!), biarkan ia menguasai keterampilan berdasarkan kemampuannya sendiri.
Beberapa anak enggan berolahraga karena merasa takut gagal atau gampang frustrasi. Lagi-lagi, kenali sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh anak dan jangan bosan memberi dorongan.

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang pas untuk usia anak:

Umur 2-3 tahun. Pada usia 2 tahun, anak sudah mampu melompat dengan satu atau kedua kaki, dan berlari. Pada usia 3 tahun, ia sudah bisa berubah-ubah arah (dari kanan ke kiri, dari depan ke belakang) dengan mudah.

Catatan: Umumnya, anak belum siap untuk bergabung ke dalam olahraga yang berstruktur atau terlibat dalam aktivitas yang sarat kompetisi. Bila anak enggan bergabung dalam olahraga tertentu (untuk alasan apapun), jangan dipaksa ya. Coba cari tahu penyebabnya. Bila perlu, tunda dulu dan coba lagi beberapa bulan atau tahun setelahnya.

Yang bisa Anda lakukan: Selalu mendampingi anak. Jangan pernah lupa mengoleskan tabir surya ketika anak di luar rumah (ini berlaku sampai kelak ya).

Umur 4-5 tahun . Biasanya, anak sudah bisa menggelindingkan bola besar, menangkap bola, serta piawai dengan sepeda roda tiga. Ia juga mulai suka berenang atau bersenam (tapi tanpa diprogram).

Catatan: Apapun olahraga pilihannya, si kecil mesti senang. Jika anak tidak bahagia, tanyalah alasannya dan coba atasi masalah atau cari olahraga lain yang lebih disukai. Ini penting jika anak ingin melakukan olahraga terstruktur. Kelak anak yang tertekan karena harus bersaing, bisa saja membentuk sikap negatif terhadap dunia olahraga atau mencederai dirinya sendiri (karena selalu berusaha menyenangkan orang lain).

Yang bisa Anda lakukan: Pastikan jadwal anak tidak berlebihan, sebab bisa membuatnya stres. Siapkan pengaman yang diperlukan. Misalnya, pengaman siku, lutut, atau helm, ketika anak bersepeda. Jadikan hal ini kebiasaan, apapun jenis olahraga pilihan anak nantinya.

Umur 5-6 tahun .

Catatan: Si kecil Yang bisa Anda lakukan: Ingatkan anak bahwa titik berat olahraga tetap pada bersenang-senang, bermain bersama teman-temannya, serta menguras tenaga. Tidak ada embel-embel lainnya.

Penulis : Hirmaningsih (Dosen UIN Pekanbaru)

 

Fri, 31 Dec 2010 @10:55

Kategori

 

K-Kids Kesehatan Untuk Anak
image

K-Kids merupakan nutrisi lengkap yang seimbang dengan kandungan cod liver oil, omega 3, Vitamin A dan Vitamin D di dalamnya. Diformulasikan sebagai makanan tambahan untuk menunjang tumbuh kembang anak, membantu menjaga kesehatan tulang dan membantu proses pertumbuhan serta perkembangan sel otak dan syaraf pada anak.

Hubungi : 0858 6030 9951

DAFTAR SEMENTARA untuk buat Website
BELAJAR SHOLAT DHUHA
Link Teman
DOWNLOAD

Silahkan Download Presentasi & Marketing Plan berikut,

DOWNLOAD

 

E-Book mengelola Web member sitekno

DOWNLOAD

 

Slide Presentasi Sitekno

DOWNLOAD

Copyright © 2018 · All Rights Reserved