Mau Website seperti ini? Cek dulu yukk...

Cek Nama Domain ?

image

ID Sitekno: ST293717

Chatingan yukkk.....
Tamu

Anda Teman yang ke...

 

count web hits
Dell

 

Yang OnLine

Kunjungan Teman dari :

Memahami Tipe-tipe Anak

Anda sebagai orang tua pasti pernah mengalami pengalaman yang membuat emosi menghadapi tingkah laku anak-anak. Hal itu wajar-wajar saja tatkala pikiran kita pada saat itu kurang nyaman atau tidak mendukung. Bayangkan segala tingkah laku anak-anak terkadang kita tidak bisa habis pikir. Tapi jangan salah, sebagai orangtua tentu pantas mengetahui dan paham benar tipe kepribadian sang buah hati. Kepribadian itu berbeda-beda. Berikut dipaparkan beberapa tipe kepribadian anak. Bahkan antar saudara kandung pun juga bisa beda.

1. PEMARAH
Merupakan tantangan bagi orangtua, karena tipe pemarah agak sulit. Anak akan mengekspresikan apa saja yang tidak ia sukai atau ia tidak setujui dengan marah. Hal ini tentu harus dikendalikan, karena hampir semuanya diperlakukan dengan marah. Orangtua sebaiknya mengantisipasi apa saja yang bisa membuat ia marah. Saat anak marah lekaslah menengkannya. Anak pemarah biasanya kurang perhatian, oleh karena orangtua harus mulai memperhatikan anak lebih baik dan tulus.

2. PENDIAM

Sikap diam dan cenderung pasif akan membuat anak kehilangan banyak teman. Jangan biarkan anak berdiam lama, karena memungkinkan ia masuk dunia yang tak akan pernah dimengerti siapapun yang menjadikan sulit orangtua mengetahui siapa ia sebenarnya. Cara terbaik, selalu libatkan ia dalam kehangatan keluarga. Jika ia mulai diam, lakukan sesuatu yang menarik perhatiannya. Lakukan hampir setiap ia akan diam, harapannya agar diam yang menjadi kebiasaannya hilang.

3. BERSAHABAT

Anak ini lebih unggul dari yang lain. Karena dengan sikap bersahabat, ia dengan sendiri dapat membuka pikiran dan bergaul baik dengan siapa saja. Pikiran sang anak selalu dalam keadaan positif. Ia mampu menyelami banyak permainan. Orangtua lebih baik menemani dan mendorong bakat alaminya dari belakang. Terapkan sikap waspada kepada anak yang bersahabat, karena tidak selalu ia dalam keadaan aman.

4. KERAS KEPALA

Ia memiliki pendapat sendiri dan tidak mau diatur. Selami ia lebih tenang, dengan lebih sabar karena anak keras kepala akan banyak memancing emosi. Lihatlah keinginan anak yang sebenarnya. Jika sudah tahu, jangan turuti keinginannya. Melainkan ajarkan sebuah usaha untuk meraihnya. Temani ia dengan sabar dan hindari pemaksaan. Ingat, anak keras kepala bisa menjadi manja dan tidak mandiri. 

5. EGOIS 

Anak egois lebih memiliki ketakutan lebih dari pada yang normal. Ia menjadi tidak peduli pada teman karena takut apa yang dikerjakannya tidak sempurna. Ia juga takut disaingi. Sebaiknya mengajari untuk berbagi dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Mintalah anak untuk berbagi barang atau hadiah kepada adik atau kakaknya. Sambil memberitahu bahwa ia tidak akan kehilangan apapun jika berbagi.

6. PEMALAS

Anak yang sering dibantu dalam melakukan kegiatannya akan menjadi pemalas. Boleh membantu anak hanya pada awalnya. Biarkan anak menyelesaikan tugas yang ia miliki. Tuangkan waktu Anda untuk mendengar apa yang diinginkannya. Dari cerita sang anak Anda bisa tahu apa yang menyebabkannya malas dan segeralah bantu ia memperbaiki  itu. Anak malas jangan dimanja.

7. PERFEKSIONIS

Anak-anak tidak bisa menjadi perfeksionis jika bukan karena tuntutan lingkungannya termasuk orangtua. Anak yang dari awal dilatih untuk mengerjakan suatu hal dengan sempurna, jika salah sedikit dihukum. Sifat ini membahayakan dirinya yang masih anak-anak. Anak perfeksionis lebih tertekan secara psikologis dari pada anak biasa. Wajib bagi orangtua memberi penjelasan agar melakukan sesuatu tidak harus menjadi juara. Asal sudah berusaha maksimal itu sudah bagus.

8. SUKA NGAMBEK

Anak suka ngambek cenderung manja. Apa-apa yang ia ingin selalu dituruti. Lambat laun hanya akan menyusahkan saja. Orangtua baik akan menunda memenuhi keinginnanya. Mulailah memberi tekanan-tekanan kecil pada anak yang suka ngambek. Butuh kesabaran ekstra dari orangtua mengatasi anak suka ngambek ini. Jelasnya, jangan asal banyak menuruti anak.

9. PASIF

Anak pasif lebih lamban dan tidak banyak semangat terlihat pada dirinya. Lakukan pendekatan kekeluargaan. Libatkan secara aktif dalam kegiatan keluarga dan permainan yang seru. Buatkan jadwal rutinitas untuknya sehingga bisa memicu pikiran aktif. Selalu memberi dukungan dalam kegiatannya, meskipun sedikit.Sebagai orangtua tentu pantas mengetahui dan paham benar tipe kepribadian sang buah hati. Kepribadian itu berbeda-beda. Berikut dipaparkan beberapa tipe kepribadian anak.

Shared From : ooh-gitu

Thu, 4 Nov 2010 @10:00

Kategori

 

K-Kids Kesehatan Untuk Anak
image

K-Kids merupakan nutrisi lengkap yang seimbang dengan kandungan cod liver oil, omega 3, Vitamin A dan Vitamin D di dalamnya. Diformulasikan sebagai makanan tambahan untuk menunjang tumbuh kembang anak, membantu menjaga kesehatan tulang dan membantu proses pertumbuhan serta perkembangan sel otak dan syaraf pada anak.

Hubungi : 0858 6030 9951

DAFTAR SEMENTARA untuk buat Website
BELAJAR SHOLAT DHUHA
Link Teman
DOWNLOAD

Silahkan Download Presentasi & Marketing Plan berikut,

DOWNLOAD

 

E-Book mengelola Web member sitekno

DOWNLOAD

 

Slide Presentasi Sitekno

DOWNLOAD

Copyright © 2018 · All Rights Reserved